Anatomi Kontroversi “Board of Peace” : Tinjauan Multidimensi Terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Authors

  • Fauzan Haviz

DOI:

https://doi.org/10.65980/journalkips.v2i1.109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan yang dilakukan oleh Prabowo Subianto dalam menandatangani konsep Board of Peace melalui pendekatan multidisipliner yang meliputi aspek hukum, politik, ekonomi, sosial, dan sejarah. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji berbagai literatur akademik, buku, artikel ilmiah, serta sumber analisis kebijakan yang relevan dengan praktik diplomasi dan tata kelola pemerintahan. Dari perspektif hukum, penandatanganan dokumen tersebut dipandang menimbulkan perdebatan mengenai legitimasi kewenangan dan kesesuaian dengan prinsip hukum internasional serta tata kelola konstitusional. Dalam aspek politik, tindakan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi persepsi publik dan hubungan diplomatik, terutama terkait dengan posisi Indonesia dalam menjaga netralitas dan stabilitas kawasan. Dari sudut pandang ekonomi, kebijakan yang berkaitan dengan kesepakatan perdamaian dapat berdampak pada kepercayaan investor, stabilitas pasar, serta hubungan ekonomi internasional. Secara historis, langkah tersebut juga dapat dibandingkan dengan praktik diplomasi Indonesia pada periode sebelumnya yang cenderung berhati-hati dalam menyikapi konflik internasional. Analisis multidimensi diperlukan untuk memahami secara komprehensif implikasi dari keputusan tersebut terhadap dinamika politik nasional dan posisi Indonesia dalam tatanan internasional.

Downloads

Published

2026-04-15

How to Cite

Fauzan Haviz. (2026). Anatomi Kontroversi “Board of Peace” : Tinjauan Multidimensi Terhadap Kebijakan Presiden Prabowo. KIPS - Jurnal Kajian Islam Politik Dan Sosial, 2(1), 46–55. https://doi.org/10.65980/journalkips.v2i1.109